Surakarta, 15 September 2026 — Sebanyak 76 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta mengikuti kegiatan Studium General bertema "Unlock Your Potential" yang diselenggarakan di SBSN Lantai 1, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan sekaligus penguatan wawasan akademik bagi mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah, dengan mahasiswa baru PBA tergabung dalam sesi pagi bersama Prodi PAI, PIAUD, Tadris Matematika, serta perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. H. Fauzi Muharom, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Studium General merupakan upaya fakultas untuk memperkuat mahasiswa baru agar semakin mengenal lingkungan, sistem, serta budaya akademik di UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya di Fakultas Tarbiyah. Menurutnya, mahasiswa baru perlu memahami perjalanan studi sejak awal agar dapat menyusun perencanaan studi dengan baik dan menyelesaikannya tepat waktu. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa senior melalui Ormawa sebagai ruang motivasi, pendampingan, dan coaching bagi mahasiswa baru.

Memasuki sesi materi, narasumber Faris Isnawan, S.Pd., M.Pd.I., mengajak mahasiswa merefleksikan kembali alasan dan tujuan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa kuliah bukan sekadar mengejar ijazah, melainkan proses membangun kemampuan berpikir, memperluas jejaring, meningkatkan adaptasi, serta membuka lebih banyak kesempatan di masa depan. Perguruan tinggi, katanya, tidak hanya mengajarkan apa yang harus dipelajari, tetapi juga melatih cara berpikir. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah merasa rendah diri maupun membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain, seraya mengutip QS. At-Tin ayat 4 bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Dalam materinya, Faris membahas pentingnya mengenali bakat dan kekuatan diri. Bakat dijelaskan sebagai pola pikir, perasaan, dan tindakan yang bersifat alami serta muncul berulang, yang jika dikembangkan dengan baik akan menjadi kekuatan. Untuk membantu mahasiswa mengenali kekuatannya, ia memperkenalkan konsep 4E, yakni Enjoy, Easy, Excellent, dan Earn, yang perlu didukung oleh attitude, skills, dan knowledge. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dan rutinitas, mengacu pada gagasan Brendon Burchard dalam High Performance Habits, bahwa orang berkinerja tinggi tidak bekerja berdasarkan mood, melainkan membangun kebiasaan secara konsisten. Mahasiswa didorong mengenali waktu produktifnya dan menempatkan aktivitas bernilai tinggi pada waktu tersebut.
Narasumber kemudian memaparkan empat langkah mengembangkan potensi diri, yaitu memiliki goal yang jelas dan terukur, belajar dari yang terbaik dengan membangun lingkungan positif, membangun komitmen melalui janji kepada diri sendiri, serta gigih dalam proses menghadapi tantangan. Pesan "Teman = Nasib" menjadi pengingat pentingnya lingkungan pergaulan dalam perjalanan seseorang.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari strategi menjalani perkuliahan, pengelolaan waktu, hingga keraguan dalam memilih program studi. Menanggapi hal tersebut, narasumber menekankan pentingnya tujuan yang jelas, mengenali bakat dan kekuatan diri, membangun lingkungan pertemanan positif, belajar dari yang lebih berpengalaman, serta menjaga komitmen dan kegigihan. Bagi mahasiswa yang merasa salah jurusan, ia mengarahkan agar melakukan refleksi terlebih dahulu dan tidak mengambil keputusan secara terburu-buru. Pada akhir sesi, Faris memotivasi mahasiswa agar tidak membiarkan keraguan menghambat potensi besar dalam diri mereka, karena pendidikan merupakan investasi yang sangat berharga.

Melalui Studium General ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab berharap mahasiswa baru PBA tidak hanya memahami perjalanan akademiknya, tetapi juga mampu mengenali kekuatan diri, membangun kebiasaan positif, menetapkan tujuan yang jelas, serta memiliki komitmen dan kegigihan untuk menjalani proses pendidikan hingga tuntas. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Tarbiyah dalam memberikan fondasi awal yang kuat bagi mahasiswa baru agar mampu menjalani pendidikan tinggi secara optimal, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan diri, termasuk bagi 76 mahasiswa baru Prodi PBA yang siap mengembangkan kapasitas diri sebagai calon pendidik dan profesional di bidang Pendidikan Bahasa Arab.
Prodi PBA UIN Raden Mas Said Surakarta Teken PKS dan IA dengan PPPBA Indonesia
3 pekan yang lalu - Umum